About

Friday, July 5, 2019

Ten Sura Membangun Kerajaan Bersama Slime

Ten Sura Membangun Kerajaan Bersama Slime

Slime adalah jenis monster yang dipopulerkan lewat seri game Dragon Quest produksi Enix. Namun Rimuru adalah slime hasil reinkarnasi. Dia yang mengawali kehidupan baru sebagai slime, perlahan berjuang mendirikan negara yang dihuni monster secara damai. Seperti apa keseruan perjalanan hidupnya?

Pekerja kantoran berumur 37, Satoru Mikami terbunuh dalam usaha perampokan. Dia terbangun di dunia baru sebagai slime dengan kemampuan utama Predator. Dia tidak sendirian, ditemani Great Sage yang berfungsi mirip navigator. Kalau remaja sekarang tahunya asisten bertenaga AI seperti Siri.


Karena kurang kerjaan di gua, dia mulai menyantap berbagai magic ore dan sebuah rumput obat yang dia rasa bakal berguna ke depan bila berhasil meninggalkan gua. Pertemuannya dengan Veldora, salah satu dari empat True Dragon yang tersisa memberikan informasi seperti apa dunia baru ini. Bahkan dia mendapat informasi, tidak semua orang dari dunia lain hasil reinkarnasi. Ada juga yang merupakan panggilan menggunakan sihir.

Veldora yang disegel dengan sihir ditawari Rimuru untuk menganalisis dan menghancurkan segel. Asalkan dia mau disimpan di perutnya menggunakan kemampuan Predator. Analisis yang dilakukan membutuhkan waktu lama, sedangkan Rimuru juga ingin melakukan perjalanan keluar dari gua. Ide yang cukup gila mengingat slime bagi Veldora hanya monster lemah. Namun Veldora yang menjadi saudara dalam nama, menerima tawaran Rimuru.


Usai melahap Veldora, Rimuru melanjutkan perjalanan mencari jalan keluar gua. Selama itu dia memakan berbagai jenis monster yang cukup merepotkan bila dihadapi satu tim petualang. Namun Rimuru tanpa kesulitan selalu mengalahkan dalam beberapa langkah saja. Secara perlahan dia mendapat berbagai kemampuan baru hingga bisa menghasilkan suara.

Berhasil keluar dari gua, tak lama dia bertemu dengan sekelompok goblin yang terluka. Mereka mewaspadai kedatangan Rimuru yang tanpa sengaja membocorkan aura kekuatannya di seluruh hutan. Rimuru memang menjadi kuat berkat berbagai santapannya di gua. Slime satu ini memang masih perlu banyak belajar dengan kemampuan Great Sage. Awal pertemuan ini mengantarnya ke kampung goblin. Nantinya setelah menyelesaikan sejumlah masalah, kampung ini makin berkembang sebagai kerajaan. Apakah Rimuru berhasil membuat kerajaan yang diidamkannya? Saksikan kelanjutannya di Tensei Shitara Slime Datta Ken.










Aku Bukan Slime yang Jahat
Mewarisi sifat dari kehidupan sebelumnya, Rimuru adalah seorang pacifist hingga titik “tertentu.” Dia berupaya menyelesaikan masalah secara damai. Tinju, pedang dan sihir adalah langkah akhir bila perdamaian memang bukan yang dicari oleh pihak lawan.

Rimuru tidak terlahir dengan kekuatan yang broken. Namun berkat kekuatan Predator ditambah bantuan Great Sage, dia perlahan berkembang menjadi slime yang lebih kuat. Jalinan persaudaraan nama dengan Veldora juga memberikan daya tambahan dalam kekuatan sihir.

Studio 8-bit dengan arahan sutradara Yasuhito Kikuchi  mampu menghidupkan dunia fantasi yang kini ditinggali Rimuru. Dengan rencana produksi total 24 episode, kecepatan tutur kisah antar episode terasa pas. Tidak terlalu lambat maupun terburu-buru. Secara perlahan diungkap kemampuan Rimuru maupun tentang perkembangan dunia yang dihuni berbagai macam demon lord.



Hal yang patut diacungi jempol, staff tidak melakukan usaha salin tempel secara utuh dari versi manga. Di anime Ten Sura banyak pengambilan sudut kamera maupun cara pergerakan karakter yang berbeda dengan manga. Karena ini memang sejatinya adaptasi LN, maka sah-sah saja bila sutradara menghendaki agar animasi yang dihasilkan berbeda dengan versi manga. Contoh paling signifikan adalah visualisasi Great Sage. Bagi yang sudah membaca manga maupun LN, tentunya jangan melewatkan pengalaman baru dari visualisasi anime.


Keberadaan Ryouma Ebata sebagai desainer karakter juga mendongkrak kualitas animasi di Ten Sura menjadi di atas rata-rata. Dia sebelumnya banyak mendapat posisi sebagai key animator. Ebata pun juga masih mengerjakan beberapa bagian key animation di Ten Sura. Kemampuannya juga diakui sebagai salah satu yang terbaik saat ini. Sehingga animator lainnya yang mengerjakan proses animasi tentunya bakal mendapat masukan apa-apa saja yang masih perlu dibenahi.

Meski gambar latar yang digunakan bukanlah aliran realistis dan cenderung sederhana, lingkungan dunia masih sedap dipandang mata. Adegan pertempuran pun tidak mengecewakan. Hingga episode ketujuh masih melawan musuh yang relatif lemah, tetapi mereka jarang menggunakan jalan pintas semisal gambar statis dengan speed line. Musik latar yang mengiringi saat berbagai adegan juga cukup sesuai di telinga.

Seri power fantasy ini tidak hanya melawan musuh dengan kekuatan fisik. Politik juga ikut dimainkan. Mengingat Rimuru adalah hasil reinkarnasi pekerja kantoran, dia sedikit paham tentang hubungan diplomasi antar negara, atau dalam dunia baru ini adalah kerajaan.

Cerita pun tidak melulu serius. Sesekali diselipkan canda tawa sekaligus kehidupan yang damai. Namun bila sudah saatnya berperang, jangan kaget darah bercucuran dimana-mana. Nantinya juga akan ada sedikit tragedi. Sehingga penonton juga perlu bersiap dengan sapu tangan. Membangun kerajaan memang butuh pengorbanan.

Menariknya kerajaan yang dibangun Rimuru mengambil dari kebudayaan Jepang era Meiji meski tidak 100%. Mulai dari bentuk bangunan dan makanan yang disajikan. Semua ini berkat permintaan dan berbagai ide Rimuru. Kerajaan Tempest pun dihuni berbagai jenis monster yang berusaha hidup damai berdampiingan dengan kerajaan lainnya.

Secara keseluruhan seri Tensei Shitara Slime Datta Ken sangat direkomendasikan untuk penggemar power fantasy dan shonen. Akan banyak petualangan dan pertarungan yang menanti.







0 comments:

Post a Comment